Sejak pagi hari, alat berat dikerahkan untuk merobohkan sejumlah bangunan yang berdiri di bahu jalan. Proses ini berdampak langsung terhadap para pelaku UMKM yang selama ini menggantungkan usaha mereka di lokasi tersebut. Banyak pedagang terlihat mulai memindahkan barang dagangan dan mencari lokasi baru untuk melanjutkan usaha.
Di sisi lain, penertiban ini juga mendapat dukungan dari masyarakat. Warga menilai langkah pemerintah sudah tepat, namun mereka berharap tidak berhenti hanya pada pembongkaran bangunan liar saja.
Keluhan utama warga tertuju pada kondisi kabel yang dinilai semeraut dan membahayakan. Terlihat banyak kabel provider yang menggantung tidak beraturan di sepanjang jalan, menimbulkan kesan kumuh dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Silakan bangunan liar ditertibkan sesuai kebijakan, tapi tolong ditata dengan baik. Kabel-kabel ini juga harus diperhatikan,” ujar salah satu warga setempat.
Masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan penataan secara menyeluruh, termasuk merapikan jaringan kabel yang ada. Bahkan, muncul harapan agar ke depan sistem kabel dapat dialihkan ke jalur bawah tanah guna menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman, dan modern.
Penataan total kawasan ini dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan wajah baru Padalarang yang lebih tertib dan nyaman. Kini, publik menanti realisasi dari harapan tersebut — apakah penertiban ini akan diikuti dengan pembenahan menyeluruh, termasuk solusi atas kabel-kabel yang semrawut.
(Tabloid Besty | Update Lapangan)