TABLOID BESTY

IRAN MASUKI FASE TRANSISI, DEWAN SEMENTARA PIMPIN NEGARA

Teheran — Iran resmi memasuki masa transisi kepemimpinan setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi, . Sesuai konstitusi negara tersebut, jabatan Pemimpin Tertinggi yang kosong langsung ditangani oleh Dewan Kepemimpinan Sementara.

Salah satu tokoh yang ditunjuk dalam dewan tersebut adalah ulama senior, . Ia menjadi perwakilan unsur ulama dalam struktur kepemimpinan sementara.

Dipimpin Secara Kolektif

Dewan ini tidak dipimpin oleh satu orang saja. Selain Arafi, dua pejabat tinggi negara juga tergabung, yaitu:

  • Presiden Iran,
  • Kepala Kehakiman Iran,

Ketiganya menjalankan fungsi strategis Pemimpin Tertinggi secara kolektif sampai pengganti tetap dipilih.

Menunggu Keputusan Majelis Ahli

Menurut aturan di Iran, pemimpin tertinggi yang baru akan dipilih oleh , lembaga yang memiliki kewenangan konstitusional untuk menentukan figur tertinggi negara.

Dengan demikian, informasi yang beredar bahwa Ayatollah Alireza Arafi menjadi Pemimpin Tertinggi Iran adalah benar dalam konteks sementara dan kolektif, bukan sebagai pemimpin definitif tunggal.

Dunia kini menantikan siapa yang akan ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi berikutnya dalam sistem politik Republik Islam Iran.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Formulir Kontak