Chef David bergabung bersama relawan dari Indonesia Chef Association (ICA) dan Tagana untuk menyiapkan makanan bagi para pengungsi yang terdampak bencana longsor. Dengan mengenakan apron sederhana, ia terlihat sibuk mengolah bahan makanan di tengah keterbatasan fasilitas dapur darurat.
Menu yang disajikan disesuaikan dengan selera warga setempat, seperti ayam bumbu manis, terong balado, tempe goreng, dan sayur-sayuran, agar mudah dikonsumsi oleh para penyintas, termasuk anak-anak dan lansia.
Chef David mengaku kehadirannya di lokasi bencana bukan untuk menunjukkan kemampuan sebagai koki internasional, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
“Di dapur bencana, yang terpenting bukan soal masakan mewah, tetapi bagaimana makanan bisa membantu memulihkan tenaga dan semangat para korban,” ujar Chef David kepada relawan di lokasi.
Kehadiran chef asal Prancis tersebut mendapat apresiasi dari para pengungsi dan relawan. Selain membantu kebutuhan konsumsi, aksinya juga memberi dukungan moral bagi warga terdampak longsor.
Bencana longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyebabkan banyak rumah rusak dan ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hingga kini, dapur umum masih terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan logistik para korban.
Cisarua, Bandung Barat | Aksi kemanusiaan datang dari seorang chef profesional asal Prancis, David Cailleba, yang turun langsung membantu memasak di dapur darurat korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak Senin, 26 Januari 2026.
Tags
nasional