Dalam kunjungannya, Wapres Gibran meninjau area longsoran sekaligus menyambangi posko pengungsian tempat warga sementara mengungsi. Ia berdialog langsung dengan korban bencana dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, seperti makanan, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sementara.
Gibran meminta agar proses penanganan bencana dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi terkait seperti BPBD dan TNI-Polri. Ia juga menegaskan pentingnya keselamatan warga sebagai prioritas utama.
“Yang terpenting sekarang adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi. Untuk jangka panjang, harus dipikirkan relokasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Wapres Gibran di lokasi.
Selain itu, Wapres juga menyoroti persoalan alih fungsi lahan dan kerusakan lingkungan yang diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko longsor di kawasan perbukitan Lembang dan Cisarua.
Ia meminta agar pemerintah daerah melakukan evaluasi tata ruang wilayah dan memperketat pengawasan terhadap pembangunan di daerah rawan bencana.
Bencana longsor yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan memaksa puluhan warga mengungsi. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di titik-titik rawan longsor susulan.
Kunjungan Wapres Gibran ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan korban bencana serta mendorong langkah konkret dalam pencegahan longsor di masa mendatang.
(Besty Media Group)


0 Comments